Kondisi kura-kura Anda salah satunya dapat diketahui dari kotoran yang dikeluarkannya. Rupa kotoran tersebut bisa menggambarkan kesehatannya. Kura-kura yang sehat mempunyai kotoran yang padat, berwarna cokelat tua, dan tidak berbau menyengat. Sedangkan bila kotoran kura-kura nampak encer, warnanya putih, serta mengeluarkan bau tak sedap yang begitu kuat, maka kemungkinan besar kalau kondisinya sedang tidak sehat. Anda harus segera mengidentifikasi merangsang kura-kura supaya mengeluarkan kotorannya, caranya gampang sekali. Anda tinggal merendam kura-kura tersebut di air hangat. Rendamlah kura-kura ini selama 20-30 menit. Perendaman akan membuat kura-kura merasa rileks, tubuhnya merasa nyaman, dan perutnya pun menjadi hangat. Selang beberapa saat setelah direndam di air hangat, kura-kura biasanya akan mengeluarkan kotoran. Kotoran inilah yang bisa Anda amati untuk mengetahui kondisi kura-kura yang kura-kura Anda tib-tiba mengeluarkan kotoran berwarna putih. Apakah kotoran tersebut menandakan kondisinya sedang tidak sehat?Terdapat dua kemungkinan mengenai kondisi kura-kura Anda yang sebenarnya. Kemungkinan pertama adalah kondisi kura-kura tersebut baik-baik saja. Kura-kura dalam keadaan yang normal tanpa terkena penyakit sama sekali. Kadang-kadang kura-kura yang sehat pun mengeluarkan kotoran yang berwarna putih. Di kalangan penghobi, kotoran ini disebut bladder stone. Kura-kura menghasilkan bladder stone untuk mengeluarkan sisa-sisa protein dari kura-kura yang rutin mengeluarkan bladder stone menandakan kalau kondisinya benar-benar sehat. Ukuran bladder stone ini biasanya sebesar kerikil dengan diameter sekitar 5-10 mm. kura-kura harus mengeluarkannya secara berkala. Kalau tidak, bladder stone tersebut akan menumpuk di dalam tubuh kura-kura sehingga mengganggu pencernaannya. Anda terpaksa harus mengoperasi kura-kura ini untuk mengeluarkan bladder stone di dalam perutnya agar kura-kura tidak itu, munculnya kotoran berwarna putih yang dikeluarkan kura-kura juga dapat menandakan kondisi yang berbahaya. Terutama bila jumlah kotoran yang berwarna putih tersebut nampak banyak sekali. Bisa jadi bladder stone sudah menumpuk di dalam tubuh kura-kura sehingga perlu tindakan medis dan pengecekan menggunakan sinar X untuk mengetahui kondisi di dalam perut kura-kura yang sebenarnya. Segera lakukan pemeriksaan sebelum yang berwarna putih juga bisa mengartikan kondisi kura-kura yang sedang sakit apabila kotoran tersebut memiliki wujud yang cair atau encer. Kotoran kura-kura seharusnya padat menyerupai bentuk kotoran tikus. Namun kalau wujud kotoran tersebut encer berarti kura-kura sedang mengalami masalah pada sistem pencernaannya. Kemungkinan besar kura-kura Anda tengah dilanda gangguan diare. Anda harus lekas mengobatinya serta memberikan pakan yang lebih padat. Mulai dari sekarang jagalah kebersihan kura-kura dan kandangnya dengan lebih optimal.
Kurakura darat di Asia Tengah berukuran kecil - panjangnya hanya 15-20 cm. Mereka memiliki cangkang bulat, mirip dengan pai, warna coklat-zaitun-jerami pelindung dengan warna gelap. Di sisi terdapat 25 pelindung tanduk, di karapas - 13, di plastron - 16. Kepala kura-kura berwarna zaitun dengan rahang atas yang diikat.Halodoc, Jakarta - Di antara banyaknya pilihan hewan peliharaan, kura-kura adalah salah satu yang terbaik. Makanan yang seimbang, dengan porsi yang tepat, sumber sinar ultraviolet yang baik dan suhu kandang yang sesuai akan membuat kura-kura tetap sama halnya seperti hewan peliharaan lainnya, kura-kura juga bisa jatuh sakit. Memahami kemungkinan masalah kesehatan kura-kura dapat bermanfaat untuk bisa lebih waspada akan apa yang terjadi. Simak lebih lanjut masalah kesehatan yang sering terjadi pada kura-kura dalam pembahasan berikut juga Sebelum Memelihara Kura-Kura, Perhatikan 5 Hal IniMasalah Kesehatan Kura-Kura yang Perlu DiwaspadaiAda beberapa masalah kesehatan kura-kura yang cukup umum terjadi dan perlu diwaspadai, yaitu adalah kondisi umum yang disebabkan oleh bakteri di mulut yang masuk ke luka terbuka dan menyebabkan infeksi pada lapisan gusi dan mulut. Gejalanya dapat berupa hilang nafsu makan, pembengkakan atau perubahan warna pada mulut dan gusi kura-kura, dan keluarnya cairan berwarna putih seperti keju di sekitar ParasitSeperti banyak hewan lainnya, kura-kura rentan terhadap infeksi parasit. Perhatikan apakah ada tanda-tanda cacing di kotoran kura-kura. Meski begitu, tanda-tanda tersebut sulit dikenali. Umumnya, infeksi parasit pada kura-kura didiagnosis oleh dokter hewan spesialis reptil, yang mungkin membutuhkan sampel kotoran kura-kura. Gejala lain yang bisa diwaspadai adalah kehilangan nafsu makan dan PencernaanKura-kura bisa mengidap diare dan sembelit seperti makhluk lainnya. Ini sering kali merupakan tanda dari pola makan yang buruk. Jika kura-kura jarang buang air besar, kemungkinan besar mereka mengalami kura-kura mengalami diare, pastikan untuk memberi makanan yang tepat. Mandikan dengan air hangat setiap hari untuk mencegah dehidrasi, dan segera bawa kura-kura ke dokter juga Ketahui 9 Makanan Bernutrisi Tinggi untuk KulitSelama proses pengelupasan alami, biasanya calon kulit baru akan terlihat di bawahnya. Namun, jika kulit kura-kura lepas dengan cepat, ini bisa menunjukkan bahwa telah terjadi infeksi, atau cangkangnya telah rusak. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter hewan Busuk Penyakit Cangkang UlseratifJika kamu melihat adanya bercak keputihan, lapisan cangkang yang terkelupas, atau perubahan warna pada cangkang kura-kura, kemungkinan itu tanda penyakit cangkang ulseratif atau cangkang busukAda banyak alasan mengapa kondisi ini terjadi. Bisa karena cedera ringan atau kebersihan kandang yang kurang baik. Sangat penting untuk memastikan lingkungan kura-kura tetap bersih, dan ganti airnya secara teratur. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur penyebab Metabolik atau Cangkang LunakPenyakit ini disebabkan oleh kekurangan kalsium atau vitamin D. Kalsium adalah nutrisi penting untuk meningkatkan kesehatan tulang dan cangkang kura-kura. Sementara itu, vitamin D mampu meningkatkan penyerapan kalsium. Kekurangan keduanya dapat menyebabkan pelunakan cangkang seiring waktu, ditambah potensi risiko patah tulang. Baca juga 5 Penyakit yang Bisa Ditularkan dari HewanOleh karena itu, penting untuk memastikan kura-kura memiliki lingkungan yang bersih, mengonsumsi makanan kaya kalsium, dan mendapatkan sinar matahari yang sedikit penjelasan mengenai masalah kesehatan kura-kura yang umum terjadi. Segera gunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter hewan, jika kura-kura menunjukkan tanda-tanda gangguan kesehatan, sepertiMasalah atau penurunan berat atau anggota tubuh makan setelah dan atau atau hidung berair. Semakin cepat masalah kesehatan kura-kura didiagnosis dan ditangani, maka semakin baik. Cara untuk mencegah berbagai masalah kesehatan tersebut, pastikan kura-kura mendapatkan asupan makanan sehat dan seimbang, serta selalu dijaga kebersihan kandangnya, Family Vets. Diakses pada 2021. Tortoise Health Problems What To Do With a Sick Pet Insurance. Diakses pada 2021. What are the main problems in hard shell tortoises? CariSeleksi Terbaik dari kotoran telinga berwarna putih Produsen dan Murah serta Kualitas Tinggi kotoran telinga berwarna putih Produk untuk indonesian Market di Alibaba.com India - Kura-kura warnanya biasanya hitam dan coklat. Maka ketika ada kura-kura warna kuning mencolok ditemukan, wajar jika timbul kehebohan saat dipajang di media itu menurut para netizen mirip dengan keju atau kuning telur. Hewan unik ini ditemukan pada 3 November silam di wilayah hutan Odisha, India. Pada Juli lampau di kawasan yang sama, juga dijumpai kura-kura dengan warna yang habitatnya di India ini, Lissemys punctata, warnanya biasanya coklat dengan beberapa bagian kuning dan putih pada bagian bawah. Spesies warna kuning beberapa kali sudah ditemukan, khususnya di Asia Selatan. Kenapa sampai bisa berwarna kuning? Menurut ilmuwan penyebabnya adalah kurangnya pigmen di tubuh si kura-kura. Kondisi tersebut mirip dengan albino murni, tapi warnanya yang muncul bukanlah putih melainkan kuning, di mana pigmen yellow pteridine berwarna kuning ternyata bukan fenomena sangat langka di antara spesies kura-kura tersebut, ilmuwan mengkategorikannya sebagai kondisi yang relatif tidak dikutip detikINET dari Science Alert, warna kuning sang kura-kura memang menarik dan menimbulkan sensasi di internet. Akan tetapi di alam liar, warna berbeda semacam itu dapat merugikan mereka."Misalnya, spesies yang berwarna normal bisa berkamuflase dengan jauh lebih baik di lingkungan perairan dibandingkan individu dengan warna seperti itu," sebut sebuah jurnal ilmiah di ditemukan di alam liar, kura-kura kuning kerap ditangkap untuk kemudian dilepaskan lagi ke tempat yang lebih aman. Tapi itupun mereka tetap berisiko dimakan predator atau terjebak jala nelayan. "Kebanyakan lokasi untuk relokasi mereka adalah untuk mencari ikan. Kita perlu menemukan alternatif untuk tempat mereka," sebut ahli fauna Sneha Dharwadkar. Simak Video "Fasilitas Mewah KEK Kura-Kura Bali Hotel Bintang 6 hingga Marina Bay" [GambasVideo 20detik] fyk/afr
4 Jumlah Kura Kura Dalam Satu Kandang. 5. Selalu Menjaga Kebersihan. 6. Cara Memandikan dan Menjemur. Cara Ternak Kura Kura Pipi Putih. Kura Kura Piput Pipi Putih adalah jenis kura-kura yang memiliki nama yang banyak seperti smilling terrapin, black terrapin dan sebagainya. Nama latin dari kura-kura Pipi Putih yaitu Siebenrockiella crassicollis.
Feses berwarna putih merupakan kotoran yang memiliki warna luar biasa terang. Padahal, feses umumnya berwarna cokelat sedang hingga cokelat tua. Selain putih, feses berwarna terang bisa juga memiliki warna perak, abu-abu, kuning muda, hingga mereah. Untuk feses normal, warna yang muncul berasal dari hasil pemecahan bilirubin. Bilirubin sendiri dihasilkan dari pemecahan sel darah merah yang sudah tua. Zat ini biasanya diproses oleh hati lalu dicampur dengan zat yang dinamakan empedu. Empedu yang berasal dari hati akan dibawa ke kantung empedu menuju usus kecil. Di sana, empedu akan bercampur dengan makanan yang sudah dicerna sebagian. Kemudian di usus besar, bilirubin akan dipecah menjadi stercobilin. Dari stercobilinlah, feses memperoleh warna cokelat. Pada saat hati tidak menghasilkan cukup empedu atau aliran empedu mengalami sumbatan, feses warna putih bisa terjadi. Feses putih atau feses berlendir putih jika terjadi sesekali mungkin akan diabaikan. Namun, ketika hal ini sering terjadi maka sebaiknya waspada karena bisa saja merupakan tanda penyekit serius. Feses bayi berwarna putih bisa mengindikasikan ada masalah serius pada si Kecil. Kolestasis dan penyakit liver mungkin menjadi penyebabnya. Jika terjadi pada bayi baru lahir, kolestasis atau masalah lain yang berkaitan dengan hati, kandung empedu, atau pankreas mungkin saja merupakan kondisi gawat darurat. n0kIy0s.